Geomembrane dan Geotextile untuk Lapisan Sanitary Landfill untuk mencegah kebocoran lindi ke tanah yang dapat mencemari lingkungan, sedangkan Geotextile berfungsi sebagai lapisan pelindung dan penyaring untuk menjaga keutuhan geomembrane serta kelancaran sistem drainase.
Fungsi Pemasangan Geomembrane dan Geotextile Pada Proyek Sanitary Landfill
Dalam konstruksi Sanitary Landfill (Tempat Pembuangan Akhir untuk Sampah), penggunaan Geomembrane dan Geotextile adalah standar wajib untuk melindungi lingkungan dari pencemaran air lindi (leachate) dan gas metana.
Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi, perbedaan, dan bagaimana keduanya bekerja sama dalam lapisan sistem TPA.
1. Fungsi Geomembrane pada Sanitary Landfill
Geomembrane adalah material plastik berdensitas tinggi atau biasa disebut HDPE yang berbentuk lembaran kedap air. Material ini tahan terhadap bahan kimia agresif, tahan sinar UV, dan memiliki kekuatan tarik yang sangat kuat.
- Sebagai penghalang (barrier) utama agar air lindi (cairan sampah yang sangat beracun) tidak merembes ke tanah dan mencemari air tanah.
- Dipasang di dasar dan dinding cekungan TPA, serta digunakan sebagai penutup (capping) saat sel sampah sudah penuh untuk mencegah masuknya air hujan.
2. Fungsi Geotextile Pada Sanitary Landfill
Geotextile Non Woven yang memiliki pori-pori sehingga air bisa melewatinya tetapi partikel padat tertahan, sangat fleksibel, dan memiliki permeabilitas tinggi.
- Melindungi Geomembrane agar tidak bocor atau tertusuk oleh kerikil atau benda tajam dari lapisan di atasnya.
- Menyaring air lindi agar partikel sampah tidak masuk dan menyumbat pipa drainase.
- Memisahkan lapisan tanah dengan lapisan kerikil drainase agar tidak tercampur.
Untuk pengadaan Geomembrane dan Geotextile dan jasa pemasangan pada proyek Anda. Hubungi kami CV. Gempita Raya Konstrusindo melalui Kontak kami atau Whatsapp untuk permintaan penawaran harga terbaik untuk Anda sekarang!





