Fungsi Geomembrane dan Geotextile Non Woven untuk Penanganan Tanah Ekspansif untuk mencegah perubahan kadar air pada tanah sekaligus sebagai filter yang memisahkan lapisan tanah.
Apa itu Tanah Ekspansif

Tanah ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki kandungan lempung dengan potensi kembang-susut yang tinggi akibat perubahan kadar air. Ketika kadar air bertambah (misalnya saat musim hujan), tanah akan mengembang dan volumenya membesar.
Sebaliknya, ketika kadar air berkurang (musim kemarau), tanah akan menyusut dan volumenya mengecil. Perubahan volume ini tidak merata dan dapat menimbulkan masalah serius, terutama pada struktur bangunan dan infrastruktur yang dibangun di atasnya.
Apa saja Fungsi Pemasangan Geomembrane dan Geotextile Pada Project Penanganan Tanah Ekspansif
Untuk penanganan tanah ekspansif, geomembrane dan geotextile non woven memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Tanah ekspansif adalah tanah lempung yang mengalami perubahan volume (mengembang saat basah dan menyusut saat kering) akibat fluktuasi kadar air. Perubahan ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada struktur di atasnya, seperti jalan, fondasi, dan bangunan.
Fungsi Geomembrane
Geomembrane adalah material geosintetik yang kedap air (impermeabel). Fungsinya yang utama adalah sebagai penghalang air. Dengan dipasangnya geomembrane di bawah konstruksi, ia akan mencegah air hujan masuk ke lapisan tanah ekspansif di bawahnya dan juga mencegah air tanah naik ke atas.
1. Mengontrol Kadar Air
Geomembrane menciptakan sebuah “penghalang horizontal” yang efektif mengisolasi tanah ekspansif dari perubahan kadar air. Ini akan mereduksi perubahan volume tanah secara signifikan, sehingga mencegah penurunan dan retakan pada struktur di atasnya.
2. Pemisah Lapisan
Geomembrane berfungsi sebagai pemisah antara tanah dasar ekspansif dengan material timbunan di atasnya, seperti agregat atau pondasi. Ini mencegah pencampuran material dan memastikan stabilitas lapisan timbunan tetap terjaga.
Fungsi Geotextile Non Woven
Geotextile non woven adalah material geosintetik yang bersifat tembus air (permeabel) dan secara sepintas terlihat seperti karpet, lalu apa saja fungsinya berikut selengkapnya.
1. Pemisah dan Pelindung
Geotextile non woven berfungsi sebagai separator untuk memisahkan material timbunan (misalnya, agregat) dari tanah dasar ekspansif, mencegah kontaminasi dan menjaga integritas lapisan konstruksi. Selain itu, geotextile non woven juga sering dipasang di atas geomembrane untuk melindunginya dari kerusakan mekanis akibat tusukan atau abrasi dari material timbunan yang kasar atau tajam.
2. Drainase dan Filtrasi
Karena sifatnya yang permeabel, geotextile non woven memungkinkan air mengalir melewatinya sambil menahan partikel-partikel tanah halus. Fungsi ini penting untuk sistem drainase bawah permukaan, di mana ia mencegah penyumbatan pada saluran drainase.
Untuk informasi kebutuhan Geomembrane dan Geotextile seperti spesifikasi, harga dan jasa instalasi pada proyek Anda di seluruh Indonesia. Hubungi kami CV. Gempita Raya Konstrusindo melalui Kontak kami atau Whatsapp untuk permintaan penawaran harga Geomembrane dan Geotextile terbaik untuk Anda sekarang!





