Geomembrane HDPE untuk Pelapis Kolam Penampungan Limbah yang tahan kimia dan UV, ideal untuk mencegah kebocoran limbah industri guna melindungi lingkungan secara jangka panjang.
Penggunaan Geomembrane HDPE (High-Density Polyethylene) adalah standar emas dalam pembangunan kolam penampungan limbah, baik itu limbah cair industri, lindi (leachate) dari TPA, maupun limbah kotoran ternak.
Mengapa Menggunakan Geomembrane HDPE untuk Pelapis Kolam?
Berbeda dengan plastik biasa atau terpal, Geomembrane HDPE memiliki karakteristik yang lebih baik dan kuat yang dirancang khusus untuk menghadapi lingkungan ekstrem:
- Memiliki koefisien permeabilitas yang sangat rendah, memastikan limbah tidak merembes dan mencemari air tanah.
- Tahan terhadap zat asam, basa, dan bahan kimia korosif yang sering ditemukan dalam limbah industri.
- Karena kolam biasanya terbuka, HDPE dilengkapi dengan carbon black yang membuatnya tahan terhadap paparan sinar matahari langsung selama bertahun-tahun tanpa menjadi getas.
- Mampu menyesuaikan diri dengan penurunan tanah atau beban air yang besar tanpa mudah robek.
Rekomendasi Ketebalan Geomembrane untuk Kolam Limbah
Pemilihan ketebalan sangat bergantung pada jenis limbah dan kondisi tanah:
Ketebalan |
Aplikasi Pemasangan |
| 0.5 mm – 0.75 mm | Kolam air bersih, embung pertanian, atau kolam ikan. |
| 1.0 mm | Standar minimal untuk kolam limbah industri ringan atau biogas. |
| 1.5 mm – 2.0 mm | Rekomendasi Utama untuk limbah B3, TPA (Landfill), dan limbah kimia berat. |
Untuk pengadaan Geomembrane dan jasa pemasangan geomembrane pada proyek Anda. Hubungi kami CV. Gempita Raya Konstrusindo melalui Kontak kami atau Whatsapp untuk permintaan penawaran harga terbaik untuk Anda sekarang!






