Pemasangan Geomembrane Pada Embung Konservasi Air di Lahan Pertanian

Pemasangan Geomembrane Pada Embung Konservasi Air di Lahan Pertanian

Pemasangan Geomembrane Pada Embung Konservasi Air di Lahan Pertanian bertujuan mencegah kebocoran air ke dalam tanah dan erosi dinding embung guna menjamin ketersediaan air irigasi yang maksimal bagi petani.

geomembrane

Tujuan Pemasangan Geomembrane Pada Embung Pertanian

Pemasangan geomembrane pada embung konservasi air di lahan pertanian bukan sekadar tren teknologi, melainkan solusi teknis untuk mengatasi masalah kehilangan air yang sering terjadi pada struktur tanah alami. Secara garis besar, berikut adalah tujuan utama penggunaannya:

1. Mencegah Kebocoran Akibat Infiltrasi (Penyusapan)

Tujuan utama geomembrane adalah sebagai lapisan kedap air (impermeable layer). Pada tanah yang memiliki porositas tinggi (seperti tanah berpasir), air embung akan cepat meresap ke dalam tanah sebelum sempat digunakan untuk irigasi.

  • Menahan air agar tetap berada di dalam kolam penampungan.
  • Volume air yang ditampung tetap terjaga maksimal dalam waktu lama.

2. Efisiensi Manajemen Air di Lahan Kering

Di daerah dengan curah hujan rendah atau tadah hujan, setiap tetes air sangat berharga.

  • Menjamin ketersediaan cadangan air (long-storage) untuk masa tanam kedua atau ketiga (musim kemarau).
  • Petani dapat menghitung volume air yang tersedia dengan lebih akurat karena risiko kehilangan air lewat dasar tanah sudah dieliminasi.

3. Menjaga Kualitas Air

Tanpa lapisan pelapis, air embung seringkali tercampur dengan sedimen tanah, lumpur, atau mineral tertentu dari dinding embung yang bisa mengubah pH air.

  • Air tetap jernih dan bebas dari campuran tanah dasar.
  • Air yang bersih meminimalisir penyumbatan pada sistem irigasi tetes (drip irrigation) atau sprinkler.

4. Memperkuat Struktur dan Stabilitas Embung

Aliran air yang masuk dan keluar secara terus-menerus dapat menyebabkan erosi pada dinding atau dasar embung (abrasi).

  • Geomembrane melindungi dinding tanah dari gerusan air yang bisa menyebabkan longsor atau pendangkalan embung.
  • Memperpanjang usia pakai embung tanpa perlu sering melakukan pengerukan lumpur atau perbaikan dinding.

5. Efisiensi Biaya Jangka Panjang

Meskipun investasi awal pemasangan geomembrane (seperti jenis HDPE atau PVC) terlihat mahal, biaya perawatannya jauh lebih rendah dibandingkan embung beton atau embung tanah biasa.

  • Lebih praktis dibandingkan melakukan pengecoran beton di seluruh permukaan embung.
  • Material HDPE modern umumnya tahan terhadap sinar UV dan zat kimia, sehingga tidak mudah retak.

geomembrane

Untuk pengadaan Geomembrane dan jasa pemasangan geomembrane pada proyek Anda. Hubungi kami CV. Gempita Raya Konstrusindo melalui Kontak kami atau Whatsapp untuk permintaan penawaran harga terbaik untuk Anda sekarang!

Artikel Terkait