Perkuatan Timbunan Tanah Dasar Lunak dengan Geotextile untuk memperkuat timbunan tanah lunak dengan menahan gaya tarik, mencegah percampuran material, dan menstabilkan lereng secara efisien.
Fungsi Geotextile pada Timbunan
Perkuatan timbunan di atas tanah dasar lunak seperti tanah lempung kompresif tinggi atau lahan gambut merupakan salah satu contoh pengaplikasian Geotextile Woven maupun Geotextile Non Woven.
Tanpa perkuatan, timbunan di atas tanah lunak berisiko mengalami keruntuhan geser atau penurunan (settlement) yang tidak seragam. Lalu apa saja fungsi pemasangan Geotextile pada timbunan tanah dasar yang lunak? Berikut beberapa fungsi utamanya:
Perkuatan (Reinforcement)
Geotextile bertindak sebagai elemen tarik. Tanah memiliki kuat tekan yang baik tetapi kuat tarik yang sangat lemah. Geotextile memobilisasi kuat tariknya untuk menahan gaya lateral dari timbunan.
Pemisahan (Separation)
Mencegah bercampurnya material timbunan pilihan (agregat bersih) dengan tanah dasar lunak di bawahnya. Jika bercampur, daya dukung timbunan akan turun drastis.
Filtrasi & Drainase (Filtration)
Mengizinkan air dari tanah dasar mengalir keluar (mereduksi tekanan air pori) tanpa membawa partikel halus tanah dasar masuk ke dalam lapisan timbunan.
Keuntungan Menggunakan Geotextile untuk Proyek Timbunan
- Mengurangi kebutuhan ketebalan material timbunan pilihan karena beban terdistribusi lebih baik.
- Menghindari metode konvensional yang lama seperti pengerukan seluruh tanah lunak (excavation and replacement).
- Mencegah terjadinya gelombang lumpur yang terdorong ke samping akibat tekanan timbunan.
Untuk proyek timbunan tinggi atau tanah yang sangat ekspansif, Geotextile Woven dengan kuat tarik tinggi 50 kN/m hingga 150 kN/m biasanya menjadi pilihan utama sebagai perkuatan dasar.
Untuk pengadaan Geotextile Non Woven untuk Pembuatan Geobag dan jasa pemasangan pada proyek Anda. Hubungi kami CV. Gempita Raya Konstrusindo melalui Kontak kami atau Whatsapp untuk permintaan penawaran harga terbaik untuk Anda sekarang!






