Rekomendasi Ukuran Geomembrane untuk Embung Pertanian berfungsi mencegah kebocoran embung pertanian, dengan rekomendasi ketebalan ideal 0,5-0,75 mm sesuai kondisi tanah dasar.
Rekomendasi Ukuran Geomembrane Berdasarkan Ketebalannya untuk Embung Pertanian
Pemilihan ketebalan geomembrane untuk embung pertanian sangat bergantung pada kedalaman air dan kondisi material tanah dasar. Di pasaran, ukuran ketebalan ini sering disebut dalam satuan milimeter (mm) atau mikron (micron).
Ketebalan Geomembrane HDPE |
Peruntukan Embung |
Kondisi Tanah Dasar yang Disyaratkan |
| 0.3 mm (300 micron) | Kolam dangkal atau embung tadah hujan skala kecil (kedalaman < 1.5 meter). | Tanah harus sangat halus, padat, rata, dan terbebas dari kerikil tajam atau sisa akar. |
| 0.5 mm – 0.75 mm (500 – 750 micron) | Standar Embung Pertanian (kedalaman air 2 hingga 4 meter). | Tanah padat. Jika kontur tanah sedikit kasar, sangat disarankan memasang lapisan Geotextile Non-Woven di bawah geomembrane sebagai bantalan pelindung dari tusukan. |
| 1.0 mm (1000 micron) atau lebih | Waduk mini, embung kapasitas besar, atau area dengan risiko tekanan tinggi (kedalaman > 4 meter). | Dapat diaplikasikan pada tanah berbatu (dengan dukungan geotextile). Memiliki kuat tarik (tensile strength) dan ketahanan tusuk (puncture resistance) yang sangat prima. |
Tujuan Pemasangan pada Embung Pertanian
Geomembrane adalah lembaran pelapis kedap air (impermeable liner) yang terbuat dari bahan polimer sintetik, umumnya menggunakan High-Density Polyethylene (HDPE). Material ini memiliki ketahanan tinggi terhadap paparan sinar UV, cuaca ekstrem, zat kimia, dan paparan biologis, menjadikannya material standar dalam proyek rekayasa sipil dan geoteknik.
Pemasangan geomembrane pada embung berfungsi untuk mengamankan cadangan air dari faktor eksternal dan internal tanah dasar (subgrade):
1. Mengontrol Rembesan
Mencegah hilangnya volume air akibat infiltrasi ke dalam tanah, terutama pada area dengan porositas tinggi seperti tanah berpasir atau berbatu. Hal ini memastikan debit air tetap stabil untuk kebutuhan irigasi saat musim kemarau.
2. Stabilisasi Lereng & Dasar
Mencegah erosi dan longsor pada dinding embung akibat fluktuasi muka air dan gerusan gelombang air.
3. Mempertahankan Kualitas Air
Mencegah air embung terkontaminasi oleh mineral tanah yang dapat mengubah pH air, serta memutus siklus pertumbuhan gulma liar dari dasar tanah.
4. Mempermudah Pemeliharaan
Permukaannya yang licin dan kedap mempermudah proses pembersihan endapan lumpur (sedimentasi) secara berkala.
Geomembrane umumnya didistribusikan dalam bentuk gulungan (roll) dengan lebar 4 hingga 8 meter dan panjang 50 hingga 100 meter. Lembaran-lembaran ini nantinya akan disambung langsung di lapangan.
Untuk pengadaan Geomembrane dan jasa pemasangan pada proyek Anda. Hubungi kami CV. Gempita Raya Konstrusindo melalui Kontak kami atau Whatsapp untuk permintaan penawaran harga terbaik untuk Anda sekarang!





