Fungsi Pemasangan Geomembrane Pada Kolam Limbah Sawit

Fungsi Pemasangan Geomembrane Pada Kolam Limbah Sawit

Fungsi Pemasangan Geomembrane Pada Kolam Limbah Sawit untuk melapisi kolam yang berfungsi mencegah pencemaran air tanah, menahan papapran kimia, dan menjaga struktu kolam limbah.

Apa Saja Fungsi Geomembrane Pada Kolam Limbah Sawit?

Pemasangan geomembrane pada kolam limbah kelapa sawit (biasanya disebut Pond IPAL atau Waste Water Treatment Plant / WWTP) memiliki fungsi yang sangat krusial. Limbah cair pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent atau POME) mengandung senyawa organik yang sangat tinggi, bersifat asam, dan berpotensi merusak lingkungan jika bocor ke dalam tanah.

geomembrane

1. Mencegah Pencemaran Air Tanah (Sistem Proteksi Lingkungan)

Fungsi paling utama dari geomembrane adalah sebagai lapisan kedap air (impermeable barrier). Karena limbah POME memiliki kadar BOD (Biological Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand) yang sangat tinggi.

Jadi tanpa geomembrane, limbah cair dapat merembes melalui pori-pori tanah dan mencemari air tanah (akuifer) serta sumur warga di sekitar pabrik.

Sehingga material Geomembrane HDPE sangat direkomendasikan karena memiliki ketahanan yang sangat tinggi terhadap penetrasi cairan, sehingga memastikan limbah tetap terisolasi di dalam kolam penampungan.

2. Menahan Paparan Kimia dan Suhu Tinggi POME

Limbah kelapa sawit yang baru keluar dari proses pabrik tidak hanya pekat, tetapi juga memiliki karakteristik khusus:

  • POME mentah umumnya memiliki pH rendah (sekitar 4,0 hingga 5,0).
  • Suhu limbah saat keluar dari pabrik bisa mencapai 60°C hingga 80°C.

Material Geomembrane HDPE dirancang khusus agar tahan terhadap korosi kimia (zat asam) dan tidak mudah mendegradasi atau meleleh pada suhu operasional limbah sawit tersebut.

3. Mendukung Efisiensi Sistem Biogas (Cover Lapisan Atas)

Pada kolam anaerobik (anaerobic pond), geomembrane tidak hanya dipasang di dasar kolam (liner), tetapi sering kali juga digunakan sebagai penutup di atas kolam (floating cover). Proses perombakan limbah anaerobik menghasilkan gas metana dan karbon dioksida.

Dengan ditutup menggunakan geomembrane, gas metana yang terbentuk dapat ditangkap dengan sempurna, dipompa, dan dialirkan menuju generator untuk diubah menjadi energi listrik (Biogas Power Plant).

4. Pengendalian Bau

Kolam limbah sawit terbuka yang sedang mengalami proses dekomposisi bakteri akan mengeluarkan bau menyengat yang dapat mengganggu kenyamanan pekerja pabrik maupun masyarakat sekitar. Pemasangan geomembrane sebagai penutup kolam secara efektif mengisolasi bau tersebut di dalam sistem penampungan.

5. Menjaga Stabilitas Struktur Kolam

Tanah di area perkebunan atau sekitar pabrik kelapa sawit terkadang bersifat ekspansif atau mudah tererosi oleh aliran cairan. Lapisan geomembrane melindungi dinding dan dasar kolam dari erosi internal akibat sirkulasi atau pengadukan limbah. Jadi pengaplikasian geomembrane pada kolam limbah sawit dapat membantu mengurangi risiko longsornya tanggul kolam (tangis/tanggul jebol) akibat kejenuhan air tanah di sekitar struktur kolam.

geomembrane

Untuk pengadaan Geomembrane dan jasa pemasangan pada proyek Anda. Hubungi kami CV. Gempita Raya Konstrusindo melalui Kontak kami atau Whatsapp untuk permintaan penawaran harga terbaik untuk Anda sekarang!

Artikel Terkait